Piano Vertical atau Grand Piano?

Di jaman modern ini, piano dibagi menjadi 2 (dua) jenis. Piano akustik dan piano elektrik. Kali ini kami akan mengulas tentang piano akustik.  Dari segi bentuknya, hanya ada 2 (dua) jenis Piano Akustik.

  1. Piano Vertical / Upright Piano
  2. Grand Piano

Piano Vertical / Upright Piano

Kawai BL 12

Piano vertical/upright adalah piano yang berbentuk persegi panjang, dalam posisi berdiri tegak dan dengan posisi senar/kawat yang vertical.

Piano Vertical / Upright piano diklasifikasikan berdasarkan tingginya :

  1. Spinet    ( Tinggi piano  < 102 cm )462490_1_l
  2. Console    ( Tinggi piano 102 – 112 cm )Kawai Coklat
  3. Studio   ( Tinggi piano 112 – 120 cm )Young Chang
  4. Full size / Professional Upright ( Tinggi piano > 120 cm ) Kawai K35

Grand Piano

Grand Piano / Flugel Piano adalah piano yang berbentuk besar dan memanjang, dimana senar/kawat pianonya disusun secara horizontal dan bertumpu pada 3 (tiga buah) kaki.

Grand Piano diklasifikasikan berdasarkan panjangnya :

  1. Baby Grand Piano              ( Panjang piano < 160 cm )
  2. Medium Grand                    ( Panjang piano 160 – 200 cm )
  3. Semi Concert Grand          ( Panjang piano 200 – 250 cm )
  4. Concert Grand                     ( Panjang piano > 200 cm )

Ukuran sebuah piano merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas suara.Semakin panjang senar/kawat piano akan menghasilkan warna suara yang bulat, panjang dan lebih harmonis. Semakin kecil piano kualitas suara yang dihasilkan akan semakin menurun terutama pada bagian bass dan bagian tengah.

Kesimpulan yang dapat kita ambil, semakin tinggi sebuah piano vertical dan semakin panjang sebuah grand piano akan menghasilkan suara yang semakin baik juga. Tentu saja hal ini tidak bisa kita jadikan patokan mutlak karena masih ada faktor lain yang mempengaruhi seperti sistem mekanik piano, hammer piano, soundboard dan lain lain….

The Piano Shop

Ruko Setraduta M

Bandung

081312123189

 

 

 

Piano Akustik VS Piano Elektrik

Sebagai orang tua, tentunya kita selalu ingin memenuhi setiap kebutuhan baik moril maupun materil anak-anak kita.  Kita selalu berusaha untuk memfasilitasi dan memberikan yang terbaik untuk mereka. Apalagi kebutuhan itu bisa memberikan banyak manfaat untuk perkembangan mereka.  Kebutuhan akan pendidikan musik adalah salah satunya.

Piano adalah salah satu instrumen yang paling banyak dipelajari. Ketika memutuskan untuk mempelajari piano, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anak dituntut untuk berlatih dirumah sesering mungkin.  Tanpa memiliki piano untuk berlatih di rumah, maka perkembangan anak juga tidak akan maksimal dan lambat.  Oleh karena itu, banyak orang tua yang mulai berfikir dan memutuskan untuk membeli sebuah piano. Para orang tua akan mulai merasa bingung, bimbang dan ragu apakah membeli piano akustik atau piano elektrik.

Piano Akustik vs Piano Elektrik

Piano Akustik adalah piano yang sumber suaranya didapat tanpa menggunakan listrik. Artinya dengan ditekan tutsnya, piano tersebut akan spontan mengeluarkan bunyi/suara/nada.

Piano Elektrik adalah piano yang sumber suaranya didapat melalui arus listrik.Artinya walaupun tuts nya ditekan, piano tersebut tidak akan mengeluarkan bunyi/suara/nada karena sumber bunyi dihasilkan lewat speaker yang menggunakan listrik.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan dari Piano Akustik dan Piano Elektrik.

Piano Akustik

Young Chang

Jual Young Chang upright piano

Kelebihan

  1. Touching.Touching piano akustik relatif lebih berat, jadi sangat bagus untuk proses pembentukan jari
  2. Ekspresif dan Responsif. Keras lembutnya suara ditentukan oleh kuat ringannya tekanan jari pada tuts piano
  3. Estetika. Dengan banyaknya pilihan baik dr segi model/bentuk maupun finishing/warna dari piano akustik maka menambah sisi dekorasi rumah
  4. Masa Umur. Dengan perawatan yang baik piano akustik bisa bertahan puluhan tahunMasa umur relatif lam
  5. Biaya. Biaya perawatan piano akustik relatif murah yaitu stem dan regulating +/- 6 bulan sekali.
  6. Nilai Jual. Dengan perawatan yang baik dan pengananan yang tepat, harga jual kembali piano akustik relatif bagus.

Kekurangan

  1. Space/Ruang. Piano akustik memerlukan ruang yang relatif besar dibandingkan piano elektrik.
  2. Tuning nada. Apabila sering dimainkan dalam waktu tertentu nada piano akustik akan menjadi false/out of tune.Yang tentunya harus di stem ulang.
  3. Strings/kawat piano putus. 
  4. Mobilitas. Karena beratnya, piano akustik relatif tidak mudah untuk sering dipindah atau dibawa.
  5. Harga. Dari segi harga, piano akustik relatif lebih mahal dari piano elektrik.

 

Piano Elektrik

YAMAHA-Piano-Digital-ARIUS-[YDP-V240]-SKU01513202_0-20140328220000

Kelebihan

  1. Harga. Harga piano elektrik relatih lebih murah dari piano akustik.
  2. Space/Ruang. Karena bentuknya yang seperti keyboard, maka piano elektrik tidak membutuhkan space yang terlalu besar.
  3. Mobilitas. Karena beratnya yang relatif ringan maka bisa dibawa, dipindahkan atau dibereskan kembali setelah bermain.
  4. Tuning Nada. Karena menggunakan listrik maka nada/tuningnya akan stabil terus.
  5. Technology. Dengan adanya fitur “transpose” maka bisa bermain di semua nada dasar dengan mudah ( walaupun bisa menjadi bumerang karena menjadikan pemainnya malas untuk berlatih tangga nada lain diluar yang dikuasainya ).
  6. Suara. Masih berkaitan dengan technology, piano elektrik bisa berubah suaranya. sebagai contoh dari suara piano akustik menjadi suara guitar/organ/violin dll.

Kekurangan

  1. Fingering. Biasanya karena faktor tuts yang relatif ringan dan ada tombol volume, jari pemain menjadi kurang kuat. Karena dengan tekanan yang sama dengan memutar tombol volume, hasil suara/nada yang dihasilkan menjadi keras.
  2. Biaya Perawatan. Masa umur sparepart piano akustik/seperti barang elektronik pada umunya relatif lebih singkat daripada piano akustik.
  3. Harga Jual. Harga jual piano elektrik sama seperti barang elektronik pada umunya. Relatif turun.
  4. Model/style. Karena berkaitan erat dengan technology maka perubahan model/kemampuan sangat cepat berganti.

Semoga ulasan singkat dari Piano Akustik dan Piano Elektrik diatas dapat menjadi pertimbangan untuk anda yang berencana untuk membeli sebuah piano.

Tentunya bertanya dan meminta pendapat  dari musisi/guru profesional sangat diperlukan.

Namun pada akhirnya, dengarkan kata hati anda dan ambil keputusan yang paling tepat untuk keluarga anda.

 

The Piano Shop

Ruko Setraduta M

Bandung

081312123189

 

 

 

 

 

Tips Membeli Piano

Jual piano bekas. Harga 30% kondisi 95%! Anda mungkin sering melihat iklan seperti ini. Baik di media cetak maupun media internet.

Memang, ada beberapa keuntungan kalau kita membeli instrumen musik bekas. Salah satunya adalah kita mungkin saja menemukan alat musik dengan kualitas yang baik pada harga yang relatif murah. Namun, jangan lupa bahwa selalu ada resiko saat kita membeli alat musik bekas. Salah satu kerugiannya adalah biasanya kita tidak mendapatkan garansi.

Kalau Anda ingin membeli sebuah piano bekas, ada sebuah nasehat sangat bagus yang bisa diberikan pada Anda: Periksa dulu piano tersebut sebelum Anda memutuskan untuk membelinya! Itu sama seperti Anda tidak mungkin membeli sebuah mobil bekas tanpa mencobanya terlebih dulu kan?

Tips berikut ini bisa anda pakai kalau budget Anda hanya cukup untuk membeli piano bekas.

1. Siapa Penjualnya?
Satu pertimbangan yang biasanya akurat untuk mempertimbangkan kondisi piano tersebut adalah siapa pemilik sebelumnya. Kalau Anda membeli piano tersebut dari pengguna langsung, berarti Anda bisa bertanya mengapa dia menjual piano tersebut, berapa lama dia sudah menggunakannya, apakah dia pemegang pertama atau pembeli bekas juga, dsb.
Kalau Anda membeli dari toko, pastikan mereka bukan hanya broker yang tidak tahu apa-apa mengenai piano. Penjual seperti itu biasanya sulit menentukan apakah piano yang dijualnya memiliki kualitas yang baik atau tidak.  Pastikan toko piano yang anda pilih memberikan garansi.  Apabila toko berani memberikan garansi dalam jangka waktu yang cukup panjang, tentunya piano yang dijual dalam kondisi yang prima.
Tapi jangan lupa: Lihat sebelum Membeli!

2. Kondisi Fisik
Seandainya memungkinkan, Anda sebaiknya bertanya dulu kepada orang yang mengerti tentang alat musik piano sebelum melihatnya. Dengan demikian Anda sudah punya bayangan apa yang harus dicek pada piano yang akan Anda lihat.
Kebanyakan orang membeli piano hanya dengan mempertimbangkan suaranya saja, tanpa pernah memikirkan mekanisme pengontrol di balik delapan puluh delapan tuts tersebut. Mekanisme ini bisa menjadi aus dan harus diganti. Pastikan bahwa isian piano tersebut masih dalam kondisi prima. Beda dengan violin atau gitar, string pada piano memberikan tekanan yang jauh lebih besar pada soundboardnya, bridges dan blok-blok pinnya. Seandainya bisa, mintalah untuk melihat part-part dalam piano tersebut.

3. Nilai uang Anda
Pastikan uang yang Anda keluarkan memang untuk membeli instrumen musik yang layak. Jangan lupa, piano juga akan menjadi salah satu perabotan Anda. Piano itu akan menjadi bagian dari anggota keluarga perabotan ruang tamu Anda. Kalau Anda menyukai perabotan klasik, Anda mungkin akan cocok dengan piano yang dibuat di tahun 1920an. Kalau Anda beruntung, Anda bisa saja mendapatkan piano bekas dengan bentuk klasik namun dengan kondisi jeroan yang prima. Beberapa merk piano sangat mementingkan nilai artistik dari kreasi mereka.

Hal yang menggembirakan, teknologi dan komponen pembuatan piano tidak banyak berubah dalam seratus tahun belakangan ini, jadi komponen-komponen piano tua tersebut masih banyak tersedia di pasar. Dan di tangan seorang teknisi atau rebuilder yang baik, tuts-tuts piano klasik tua masih terasa empuk dan mantap di ujung jari, dan menjadi instrumen musik yang mengeluarkan nada-nada yang nyaman di telinga.
Selamat hunting calon piano Anda!

 

The Piano Shop

Ruko Setraduta M

Bandung

081312123189